Tampilkan postingan dengan label KULINER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KULINER. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 November 2017

AYAM GORENG KRISPI HISANA/Jerukgamping-Krian-Sidoarjo

Kalo kamu lagi pengen ayam goreng sejenis Kentucky tapi karena satu dan lain hal kamu tidak bisa mendapatkannya ... jangan kuatir, ya ...

Khusus bagi kamu yang ada di seputaran daerah Jerukgamping, Krian-Sidoarjo, tepatnya di seberang perumahan Mandiri Residance ada sebuah tempat yang menjual ayam goreng krispi sejenis Kentucky bernama Hisana, loh ...
Yang pertama kali membuatku tertarik untuk mampir membeli adalah karena setiap kali aku lewat di depannya, selalu tersaji potongan ayam krispi yang besar-besar.
Hmmm ... sepertinya nikmat, tuh ... dan etalasenya selalu penuh, loh ...... Begini penampakannya ....
Kamu bisa pilih potongan krispi ayam goreng yang original atau sudah dibaluri rasa pedas.
Sepotong ayam krispi bagian dada atau paha atas original ini masing-masing hanya dihargai Rp.10.000,- saja, loh .... 
 
Rasanya memang lezat dengan baluran bumbu meresap dan potongan ayamnya yang memang benar-benar krispi. Dan yang penting lagi, digoreng dengan minyak bagus. 
 
Maklum ... tenggorokanku sedikit bermasalah kalau nyicipi makanan yang diolah dengan minyak goreng yang kurang bagus. Hehehe ... boleh, dunk ... nyombong dikit ...
 





Kamis, 23 November 2017

SATE SUROBOYO/Food Court Grand City-Surabaya/15 Oktober 2017

Sate Suroboyo ini ada di salah satu stand yang ada di food court-nya Grand City-Surabaya, ya ...
Aku memilih 1 porsi  sate ayam seharga Rp.20.000,- dengan tampilan menu seperti ini. 

Ada 5 tusuk sate daging ayam tanpa kulit dan lemak. Sayangnya ada potongan daging yang betul-betul terbakar sehingga meninggalkan rasa pahit. Bumbu kacangnya halus dengan irisan tipis bawang merah serta irisan cabe rawit. Standar aja, sih ... rasanya ....

Kamis, 27 Juli 2017

KAMPOENG ROTI/Jalan Majapahit 89, Sidoarjo (Telp.8950855)/3 Juli 2017

TOKO ROTI DENGAN KONSEP UNIK
KAMPOENG ROTI ... nama toko roti ini. Tapi begitu kita masuk ke dalamnya, tidak seperti toko roti pada umumnya, ya ... Toko ini tidak hanya memajang deretan aneka variasi rasa roti saja, tapi juga menawarkan interior ruangan yang nyeni, loh ...
O'ya ... pas aku ke sana, ada seorang pegawainya juga yang berjaga untuk membukakan pintu bagi para pengunjungnya.

Kita langsung disambut interior yang unik. Deretan variasi rasa roti yang lumayan banyaknya diletakkan dalam wadah-wadah rotan pada rak-rak bersusun terbuat dari kayu (tripleks?).
Disediakan juga meja dan kursi pada salah satu bagian ruangan.









Asek juga kayaknya dibuat poto selpi-selpi, yaaa .....









Ada sebuah ruangan juga yang khusus diperuntukkan sebagai ruang baca dengan buku-buku yang diletakkan dalam rak-nya.







Untuk pilihan variasi rasa rotinya, termasuk banyak juga dengan harga mulai Rp.2.500,- dengan isian yang tentu saja tidak melimpah dibandingkan dengan harga roti diatasnya, ya ...

Tekstur dan rasa rotinya sendiri standard tapi pilihan bentuk dan isian rasanya itu, loh ... yang lumayan banyak dan lezat.

Ditambah lagi dengan suasana toko yang nyaman .... hmmm ....


Kamis, 29 September 2016

JEJAK BALI KULINER (JEBAK)/Jalan Teuku Umar nomor 212, Denpasar-Bali (17-8-2016)

SOLUSI ICIP-ICIP KULINER KHAS BALI DI SATU TEMPAT

Kalo kita pengen icip-icip kuliner khas Bali tapi gak punya banyak waktu untuk menjelajahi di tempat asalnya satu per satu, maka JEBAK inilah salah satu solusinya yang tepat.
Tempat ini semacam pujasera, letaknya di seberang hotel Amaris- jalan Teuku Umar, Denpasar-Bali. Memang sih, gak seberapa luas, tapi termasuk lumayan lengkap stan yang menawarkan kuliner khas Balinya. Kalo malam, ada layar tancapnya juga, loh ....
Pada kesempatan ini, aku icip-icip TIPAT BLAYAG. Itu, loh ... makanan khas Buleleng yaitu semacam ketupat yang dibungkus daun janur. Ditambah potongan telur, suwiran daging ayam, urap sayur, taburan kacang kedelai yang disiram kuah kental dari tepung beras dan bumbu khas Bali. Kalo belum mau dihabiskan, jangan disimpan dalam lemari es, ya ... karena tipat-nya bisa jadi kering seperti krupuk mentah.

Aku juga icip-icip SATE LILIT dari ikan tuna (yang terkenalnya sih, ada di Klungkung). Jadi daging ikan tunanya dihaluskan terlebih dulu bersama bumbu khas Bali. Baru dililitkan pada setangkai bambu terus dibakar. Dimakannya memang paling pas sama TIPAT BLAYAG tadi.





Selain kedua menu tadi, aku juga icip-icip kuliner RUJAK GELOGOR (RUJAK KUAH PINDANG). Semacam rujak gobet-lah...cuma kalo rujak gobet'kan diserut buah-buahannya, kalo ini ada yang diserut dan ada juga yang dirajang kasar. Buah-buahannya sih, terdiri dari bengkoang, pepaya muda, nanas, mangga muda dan mentimun trus diguyur sama kuah dari ikan pindang yang dicampur gerusan cabe dan terasi.

Dan terakhir aku icip-icip penganan yang punya nama Lak-lak. Itu, loh ... serabinya Bali. Cuma kalo serabi umumnya'kan lebih besar ukurannya dan kuah gula merahnya berlimpah. Kalo serabi Bali, ukurannya kecil dan saus gula merahnya juga dibuat lebih kental dan lebih sedikit. Di atas lak-lak ditaburi juga dengan sedikit parutan kelapa. Harus secepatnya dimakan, yaaa ... soalnya kelamaan bisa mengeras dan jadi kurang enak lagi. Okay ....

(next .... Sunset Tanah Lot)